Pada postingan sebelumnya tentang Tutorial PHP (Part 1) membahas tentang pengenalan PHP. pada postingan kali ini akan dibahas tentang sintaks pada PHP.
a. Tag PHP
Ada 4 pasang tag yang
dapat digunakan untuk menyatakan sebuah blok kode PHP, yaitu:
1. <? echo “Tag PHP”?>
2. <?php echo “Tag PHP lainnya” ?>
3. <scrip language=”php”> echo “Tag PHP
lainnya”?></script>
4. <% echo “Tag PHP lainnya” %>
b. Statement
Sebuah statement
merupakan sebuah perintah yang diahiri dengan tanda koma (;). Tanda yag penutup
script PHP juga dapat sebagai penutup atau menyatakan akhir dari suatu statemen
PHP. Contoh:
<?php echo “test”;
(statement diakhiri dengan titik koma)
echo “test2” (statement tidak diakhiri titik
koma)
?>
Tipe data PHP
Terdaat 8 tipe dasar yaitu Boolean, integer,
float, string, array object, resource, dan NULL.
1. Bool atau Boolean
Tipe data ini memiliki dua nilai yaitu TRUE dan
FALSE. Kedua nilai ini dapat ditulis tanap memperhatikan huruf besar atau
kecil. Tipe data ini digunkaan untuk menguji suatu ekspresi bersyarat. Contoh :
2. Integer
Tipe data ini merupakan tipe data biangan
bulat(1,2,100,1000) ,untuk menyatakan suatu nilai bilangan bulat bisa menggunakan
format decimal, octal maupun hexadecimal. Contoh :
Ukuran jangkauan integer 32 bits. Jika nilai
diluar jangkauan veriabel maka veriabel tersebut akan dikonversi ke tipe float.
Selain itu tidak pada pembagian integer karena pembagian integer atau numeric
akan menghasilkan float
3. Float
Tipe data ini merupakan tipe bilangan real yang
terdiri dari single dan double. Jangkauan float 64 bit. Contoh penulisan float
:
4. String
String merupakan kumpulan karakter. Panjang
dari string dibatasi pada ukuran memori computer kita. Penulisan string pada
PHP diapit oleh tanda petik tunggal (‘ ’) atau petik ganda (“ ”). Contoh:
Selain itu terdapat karakter escape yang
diawali dengan tanda ‘\’. Contoh :
echo “ \ “ini kalimat””;
5. Contoh beberapa karakter escape :
\n linefeed/baris
baru
\t tab
horizontal
\$ tanda
dollar
\\ backslash
\” petik
ganda(meulis tanda “)
Perbedaan antara tanda petik ganda dan petik
tunggal untuk menuliskan string adalah jika petik ganda maka jika didalam
string terdapat suatu variable maka nilai dari variabel yang akan diexpand.
Sedangakan petik tunggal maka semua huruf yang ada didalam tanda petik tunggal
akan dicetak apa adanya, contoh:
Konversi string ke tipe numeric menggunakan
aturan berikut : jika sebuah string terdapat karakter ‘.’,’e’ atau ‘E’ maka
string tersebut dikonversi ke tipe float. Kalau tidak maka dikonversi ke tipe
data integer. Kemudian jika string diawali dengan huruf maka nilai
numeriknya=0. Contoh :
6. Array
Array adalah sebuah data yang mengandung satu
atau lebih data dan dapat diindeks berdasarkan numeric maupun string. Pada PHP
tipe masing-masing data variable array tidak harus sama dan varaibel array juga
bisa menyimpan suatu variabel array didalamnya. Array dapat dibuat dengan
menggunakan fungsi array() atau list(). Contoh :
Jika key tidak dinyatakan atau nilai data
langsung ditulis maka setiap data akan diberi index berupa angka yang berurutan
sesuai dengan urutan penulisaannya yang dimulai dengan angka 0.
Cara lain untuk mendeklarasikan array dengan
menggunakan kurung siku di depan nama variabel array contoh :
Untuk membaca isi suatu array secara iterative dapat
digunakan foreach(). Contoh :
Untuk menampilkan isi array menggunakan
print_r(). Contoh :
Mengubah tipe data
Kadang-kadang kita perlu mengubah variabel tipe
data ke tipe data lain. Proses ini disebut casting. Contoh :
Misal variabel $b akan diubah dahulu kedalam
tipe float, kemudian disimpan dalam variabel $a dengan tipe data integer, maka
Operator dalam PHP
Oerator digunakan untui melakukan suatu
operasi, diantarannya:
operator aritmatika:
operator aritmatika:
|
Operator
|
Penggunaan
|
Contoh
|
|
+
|
Penjumlahan
|
$a+$b
|
|
-
|
Pengurangan
|
$a-$b
|
|
*
|
Perkalian
|
$a*$b
|
|
/
|
Pembagian
|
$a/$b
|
|
%
|
Modulus/sisa bagi
|
$a%$b
|
Operator assignment
Operator ini digunakan untuk memberikan nilai ke subuah variabel
|
Operator
|
Analogi
|
Contoh
|
|
=
|
$a=$a
|
$a=3
|
|
+=
|
$a=$a+1
|
$a+=1
|
|
-=
|
$a=$a-1
|
$a-=1
|
|
*=
|
$a=$a*1
|
$a*=2
|
|
/=
|
$a=$a/1
|
$a/=2
|
Operator bitwise
Operator ini digunakan untuk operasi-operasi biner
|
Operator
|
Keterangan
|
Contoh
|
|
&
|
And
|
11%13=9
|
|
|
|
Or
|
11|3=15
|
|
^
|
Xor
|
11^13=6
|
|
~
|
Not
|
~11=12
|
|
>>
|
Shift left
|
11<<2=2
|
|
<<
|
Shift right
|
11>>2=44
|
Operator perbandingan
Operator ini digunakan untuk melakukan suatu operasi perbandingan dan
biasanta diletakkan di struktur control program seperti if, elseif
|
Operator
|
Keterangan
|
Contoh
|
|
= =
|
Sama dengan
|
$a= =$b
|
|
= = =
|
Identik /sama dengan dan sama tipe
|
$a= = =$b
|
|
!=
|
Tidak sama dengan
|
$a!=$b
|
|
>
|
Lebih kecil dari
|
$a<$b
|
|
<
|
Lebih besar dari
|
$a>$b
|
|
<=
|
Lebih kecil dari atau sama dengan
|
$a<=$b
|
|
>=
|
Lebih besar dari atau sama dengan
|
$a>=$b
|
Operator logika
Operator ini digunakan untuk melakukan suatu operasi logika
|
Operator
|
Contoh
|
|
And
|
($a>$b) and ($a<$c)
|
|
Or
|
($a>$b) or ($a<$c)
|
|
Xor
|
($a>$b) xor ($a<$c)
|
|
!
|
!($a>=$b)
|
Operator decrement dan increment
Operator ini digunakan untuk menambahkan atau mengurangi nilai satu variabel dengan 1.
|
Operator
|
Keterangan
|
Contoh
|
|
++$a
|
Pre-increment
|
$a=++$b
|
|
--$a
|
Pre-decrement
|
$a=--$b
|
|
$a++
|
Post-increment
|
$a=$b++
|
|
$a--
|
Post-increment
|
$a=$b--
|
Arti dari
pre adalah nilai suatu variabel ditambahkan/dikurangi dulu dengan satu baru
operasi lainnya dijalankan. Sedangkan post adalah operasi dilaksanakan dulu,
kemudian setelah semua operasi selesai nilai dari variabel itu
ditambahkan/dikurangi dengan satu.






No comments:
Post a Comment