Halo, viewers. Kali ini saya akan membahas tentang salah satu framework yang termasuk banyak dipakai oleh web developer, termasuk saya yaitu Laravel.
1. Pengenalan
Laravel bersifat opensource yang ditulis oleh Taylor Otwell dengan lisensi MIT License. Laravel adalah aplikasi web dengan sintaks yang ekspresif dan elegan. Struktur direktori Laravel terdiri dari :
- app/
folder ini digunakan untuk menyediakan tempat default untuk emnyimpan kode. Didalam folder ini terdapat beberapa folder yang terdiri dari
a. commands/
Folder ini merupakan folder yang digunakan untuk menyimpan perintah-perintah artisan yang ibuat untuk keperluan anda.
b. config/
Folder ini berisi pengaturan dari folder Laravel anda. Selain itu, folder ini dapat menyimpan kelas-kelas validasi tambahan.
c. comtrollers/
Folderini digunakan untuk menyimpan kelas controller anda. Dengan controller, maka anda dapat memisahkan logika aplikasi dalam beberapa kelas PHP.
d. database/
Folder ini merupakan tempat untuk menyimpan keperluan database baik untuk migrasi, maupun untuk memasukkan data ke database(seeds) dengan menggunakan command artisan migrate.(Cari Laravel migrations).
e. lang/
Folder ini digunakan untukemnyimpan berbagai lokasi untuk keperluan pengembangan aplikasi, pagination, validasi dan lainnya.
f. models
Folder ini berisi kelas-kelas model untuk keperluan pembuatan dan pengisian database.
g. start
Folder ini berfungsi untuk menyimpan file ke harddisk, misalkan file backup database(.sql). SElain itu dapat digunakan untuk menyimpan session,log,dan lainnya.
h. tests
Merupakan folder yang digunakan untuk menyimpan semua unit dan tests. Secara default, Laravel akan mencari test di folder ini.
i. views
Folder ini berisi file-file untuk tampilan web.
j. filters.php
File ini berisi daftar filter untuk route aplikasi. SEcara default, Laravel sudah menyediakan beberapa filter untuk keperluan standar seperti autentikasi dan proteksi CSRF.
k. route.php
File ini berisi semua route untuk aplikasi khususnya lalulintas/request ke aplikasi.
- bootstrap/
Folder ini berisi file-file prosedur untuk framework Laravel, seperti:
- autoload.php, file ini berisi sebagaian besar prosedur framework
- paths.php, file ini berisi array dari jalur sistem file umum yang digunakan oleh framework.
- start.hpp, file ini berisi tentang prosedur bagaimana framework Laravel berjalan.
- vendor/
Folder ini berisi paket composer yang digunakan di aplikasi. file framework Laravel juga ada di folder ini.
- public/
Foler ini berisi asset yangdigunakan untuk menyimpan file-file CSS, javascript, gambar atau file-file yang berhubungan dengan view.
- .gitattributs
File ini merupakan file konfigurasi standar sistem versi kontrol yaitu Git.
- .gitignore
Fle ini berisi beberapa informasi folder mana saja yang diabaikan oleh Git.
- artisan
File ini berfungsi untuk mengeksekuasi perintah artisan CLI Laravel.
- composer.json & composer.lock
Kedua file ini berisi informasi tentang paket-paket yang akan digunakan untuk keperluan aplikasi.
- phpunit.xml
File ini berisi konfigurasi default Unit TEsting PHP Laravel. File ini juga menangani pemuatan dependensi composer dan mengeksekusi semua test yang ada pada direktori app/tests.
- server.php
2. Memulai Larvel (instal dan pengaturan)
Laravel udah untuk dikonfigurasi untuk membangun sebuah website. Tool yang perlu dipersiapkan untuk instalasi yaitu :
a. Text editor
Anda bisa menggunakan berbagai tool text editor yang anda biasa pergunakan, seperti Notepad++, Netbean, RapidPHP, PHPStrom, dll.
b. Webserver dan Database
c. Composer
Untuk menginstal Laravel dperlukan tool Composer.Composer adalah sebuah dependency 'manager' untuk PHP. ANda bisa menambah library Laravel dari internet untuk kebutuhan website anda tanpa mengunduh satu per satu. Cara instal composer sebagi berikut :
- Unduh Coposer di https://getcomposer.org/Composer-Setup.exe,
- Setelah diunduh, klik dua kali file instalan tersebut, kemudian klik next
- Pilih komponen yang akan diinstal, pilihopsi Install Shell Menus kemudian klik next.
- Pada tombol browse, masukkan path php.exe yang sudah diinstal di komputer(php.exe didapat setelah mengisntal webserver).
- Jika sudah berhasilinstal composer, untuk mengecek apakan sudah berjalan, buka command prompt (Win+R, ketik cmd), kemudian tuliskan composer -v. Jika sudah berhasil, maka akan muncul tampilan seperti berikut.
3. Mengisntal Laravel
a. Unruk mengunduh package Laravel, ada dua cara, yaitu:
- Mendownload dari github di https://github.com/laravel/laravel/archive/master.zip
- Mendownload dari composer
b. Untuk mendownload dengan composer dengan cara :
- Buka command prompt, kemudian arahkan direktori untuk meletakkan aplikasi (misal:htdocs untuk xampp atau www untuk wamp), atau bisa membuka direktori tujuan dan tekan Ctrl+Shift klik kanan, kemudian ketik perintah "composer create-project laravel/laravel (nama project/file) --prefer-dist" (tanpa dua petik), kemudian enter. Tunggu hingga selesai.
- untuk mengecek Laravel sudah terinstal, dengan membuka web browser dan ketikan di address bar localhost/laravel/public (nama laravel merupakan nama project/file), kemudian tekan enter.




No comments:
Post a Comment